Berita Hukum

LIPI SIAPKAN REGULASI PENGELOLAAN MIKROORGANISME INDONESIA

Minggu, 2018-04-22 oleh :

(Jakarta-BKHH LIPI). Mikroorganisme berupa material hidup dapat dipindahkan, dikembangbiakan, dan dimanfaatkan untuk kegiatan nonkomersial dan komersial sehingga merupakan aset penting negara untuk dilindungi, dijaga keberlangsungan hidupnya untuk dimanfaatkan secara keberlanjutan guna kesejahteraan rakyat. Untuk itu LIPI menginisiasi menyiapkan regulasi pengelolaan mikroorganisme. Demikian dikatakan oleh Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Prof. Enny Soedarmonowati, pada Rapat Panitia Antar Kementerian (PAK) Pembahasan Rancangan Peraturan Presiden (Rpepres) tentang Pengelolaan Mikroorganisme, Kamis (19/4) di Hotel Century Jakarta.

 

Dikatakan Enny, “Pengelolaan mikroorganisme yang komprehensif, terencana, terkoordinasi, dan terstandar secara nasional diperlukan untuk menunjang penelitian, pengembangan, industrialisasi berbasis mikroorganisme yang sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing bangsa.” Lebih lanjut dijelaskan oleh Peneliti Mikroorganisme Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr. Atit Kanti, “Mikroorganisme atau mahluk hidup dan entitas biologi yang berukuran mikroskopis bisa hidup bebas maupun berasosiasi dengan mahluk hidup lain secara saprofitik, parasitik, patogenik, endofitik, dan simbiotik yang mengandung informasi genetik, informasi kimia, informasi fisika, dan sebagainya yang dapat digunakan untuk penelitian, pengembangan, dan keperluan industri. Oleh sebab itu sangat penting untuk diatur pengelolaannya dengan baik.”

 

RPerpres yang diinisiasi oleh LIPI ini merupakan luncuran Program Legislasi Nasional tahun 2017 dan diharapkan tahun 2018 dapat diselesaikan. Nur Tri Aries, Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI mengharapkan, agar dari Rapat PAK ini LIPI mendapatkan masukan terhadap rumusan-rumusan pasal yang tertuang dalam draft rancangan, sehingga pengelolaan mikroorganisme oleh LIPI dan lembaga-lembaga pengelola lainnya di kementerian, perguruan tinggi dan badan usaha dapat disinergikan.

 

Selain dihadiri oleh Tim LIPI, Rapat PAK ini juga dihadiri oleh wakil dari Kementerian Sekretariat Kabinet RI, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Ristekdikti, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan dan Kementerian LH dan Kehutanam. (Isr)